Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2011

Meninjau Masa

“Mengapakah zaman dahulu adalah zaman yang tenteram?” orang bertanya. Sedang zaman sekarang adalah zaman bingung, kacau dan cemas...? Banyak nian orang berharap, kiranya dimasa kemudian yang akan datang lebih berbahagia dan lebih tenteram hidup manusia ini. Zaman yang disebut modern seperti sekarang ini, telah terlampau mendalam kesenangan dan kemewahan hidup yang berlebih-lebihan, sehingga sampai kepada foya-foya dan keroyalan yang menuju ke arah pemborosan. Jembatan yang menuju ke arah kerendahan, kerusakan dan keboberokan budi berlipat ganda banyaknya dan beraneka warna macamnya yang pada zaman dulu belum pernah terjadi dan belum pernah ada... Pada zaman dulu belum dikenal orang apa yang dikatakan radio, bioskop, sandiwara, kereta api, musik, tari-menari, serimpi dan sebagainya seperti keadaan sekarang ini. Harta benda pun belm seberapa dipergunakan orang seperti sekarang, lebih banyak yang disimpan dari pada yang dibelanjakan kecuali apabila ada kepentingan. Hubungan antara manus...

Jemari Tak Lentik & Permata Langka

Cemburu (Part 2)   ...Tak ada reaksi apapun dari jemari tak lentik saat melihat jemari lentik tak berkuku sedang memainkan dan mengelus-elus permata langka yang ia dambakan. Jemari tak lentik hanya bisa menangis dalam hati melihat kejadian yang langsung ia saksikan sendiri. Rasa ingin memiliki yang begitu dalam hingga bertahun-tahun dirasakan oleh jemari tak lentik. Namun sama sekali ia tak pernah berusaha untuk mendapatkan apalagi merebut permata langka idamannya itu dari jemari lentik tak berkuku.  Menurutnya, kuasa dan takdir Tuhan jauh lebih indah dari yang hamba-Nya pikirkan. Kalaupun permata langka ditakdirkan menjadi miliknya, maka suatu saat jemari lentik tak berkuku pasti akan merelakan permata langka untuknya. Dan kalaupun permata langka sama sekali tidak ditakdirkan oleh Tuhan untuk menjadi miliknya, jemari tak lentik yakin, bahwa Tuhan telah mentakdirkan permata lain yang jauh lebih indah dari permata langka yang sekarang ia impikan.  Jemari tak lentik hanya...

Jemari Tak Lentik & Permata Langka

Harapan Jemari Tak Lentik (Part 1) Jemari tak lentik ini telah berlama menanti. Harapan kosong yang mungkin tak akan diraihnya. Hingga saat ini permata langka tak pernah menyadari & mungkin sampai nanti tak kan pernah menyadari. Sejak bertahun hingga kini tetap menanti. Berangan-angan untuk memilikinya. Berkhayal terlalu tinggi untuk bernafsu memilikinya. Seakan mimpi panjang yang tak segera bangkit dari mati suri. Tapi keadaan yang ada sekarang membuatnya berpikir bahwa tak mungkin untuk memilikinya. Kesetiaan hati membuatnya tak mundur, akan tetapi tak juga membuatnya untuk maju sejak awal jemari tak lentik menginginkan permata langka itu. Entah mengapa tak satu pun hati yang lain bisa membuatnya menginginkan permata-permata atau perhiasan lain. Jemari tak lentik sejak awal telah menyadari bahwa harapannya mungkin tak kan tergapai. Bagaikan merintih, hati meratapi cinta yang bertepuk sebelah tangan. Cinta yang tak terbalas, balas mendapatkan kasih cinta permata lan...

Bukan Untuk Sembarang Hati

Aku cinta mati padamu Tak kan sanggup aku tanpamu Bahagiamu itu bahagiaku Dan setiap air matamu itulah juga kesedihanku Aku cinta mati padamu Jangan pernah meragukanku Terlalu dalam cintaku ini Mungkin aku bisa mati Bila harus kehiangan dirimu Bukan untuk sembarang hati Aku katakan ini Sungguh aku cinta kamu Bukan untuk sembarang hati Hingga nafas berhenti Aku rela berlelah untukmu Aku cinta mati padamu Jangan pernah meragukanku Terlalu dalam cintaku ini Mungkin aku bisa mati Bila harus kehilangan dirimu Bukan untuk sembarang hati Aku katakan ini Sungguh aku cinta kamu Bukan untuk sembarang hati Hingga nafas berhenti Aku rela berlelah untukmu Bukan untuk sembarang hati Aku katakan ini Sungguh aku cinta kamu Bukan untuk sembarang hati Hingga nafas berhenti Aku rela berlelah untukmu

Sampai Kapanpun

Semakin ku menyayangimu semakin kau menyakitiku Semakin ku mencintaimu semakin kau menghancurkanku Entah sampai kapan kau akan menyadarinya Bahwa hanya diriku yang pantas tuk memiliki dirimu Yang rela korbankan semuanya untukmu Sampai kapanpun kau kan ku cintai Walau kau tak pernah membalas cintaku padamu Walau apapun kau kan ku sayangi Setulus hatiku seumur hidupku ku mencintaimu Tak kan pernah bisa ku melupakanmu walau sekejap saja Tak kan pernah mampu ku menggantikanmu dalam seluruh hidupku

Jemari Tak Lentik & Permata Langka

Harapan Jemari Tak Lentik (Part 1) Jemari tak lentik ini telah berlama menanti. Harapan kosong yang mungkin tak akan diraihnya. Hingga saat ini permata langka tak pernah menyadari & mungkin sampai nanti tak kan pernah menyadari. Sejak bertahun hingga kini tetap menanti. Berangan-angan untuk memilikinya. Berkhayal terlalu tinggi untuk bernafsu memilikinya. Seakan mimpi panjang yang tak segera bangkit dari mati suri.  Tapi keadaan yang ada sekarang membuatnya berpikir bahwa tak mungkin untuk memilikinya. Kesetiaan hati membuatnya tak mundur, akan tetapi tak juga membuatnya untuk maju sejak awal jemari tak lentik menginginkan permata langka itu. Entah mengapa tak satu pun hati yang lain bisa membuatnya menginginkan permata-permata atau perhiasaan lain. Jemari tak lentik sejak awal telah menyadari bahwa harapannya mungkin tak kan tergapai. Bagaikan merintih, hati meratapi cinta yang bertepuk sebelah tangan. Cinta yang tak terbalas, balas mendapatkan kasih cinta permat...