Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2017

Secret Admirer (Juang II)

Bagaimana bisa aku bergantung padamu? Bahkan kita belum bertegur sapa. Bagaimana bisa aku bergantung padamu? Bahkan kita belum dipertemukan di peraduan. Bagaimana bisa aku bergantung padamu? Bahkan Tuhan belum menghalalkan kita untuk saling bersama. Betapa hebatnya Tuhan yang membuat besar pesonamu. -Dini hari di Bulan September- 1.30

Juang

Hei, kamu, yang pernah kita berjuang bersama, yang sesungguhnya jarak kita dekat selama ini. Habiskan malam bersama di jauh seberang. Tapi Tuhan tetap membuat kita tetap dekat. Tutur katamu. Baik budimu. Indah parasmu. Sederhanamu. Berbeda. Meskipun tak lama. Tapi terukir jelas dalam ingatku. Terbawa ke alam mimpi. Kini perjuanganku telah berakhir. Bagaimana denganmu? Kuharap kaupun sama denganku. Jika tidak, doaku menyertaimu. Tetaplah berjuang. Segera tuntaskan perjuanganmu. Agar kelak kita bisa kembali bersua di penghujung rindu, di akhir perjuangan yang sesungguhnya. Semoga. 6-7 Sept 17. MKA