Langsung ke konten utama

Juang

Hei, kamu, yang pernah kita berjuang bersama, yang sesungguhnya jarak kita dekat selama ini. Habiskan malam bersama di jauh seberang. Tapi Tuhan tetap membuat kita tetap dekat. Tutur katamu. Baik budimu. Indah parasmu. Sederhanamu. Berbeda. Meskipun tak lama. Tapi terukir jelas dalam ingatku. Terbawa ke alam mimpi. Kini perjuanganku telah berakhir. Bagaimana denganmu? Kuharap kaupun sama denganku. Jika tidak, doaku menyertaimu. Tetaplah berjuang. Segera tuntaskan perjuanganmu. Agar kelak kita bisa kembali bersua di penghujung rindu, di akhir perjuangan yang sesungguhnya. Semoga.
6-7 Sept 17. MKA

Komentar